Explore Kebumen : Pantai Pasir, Diam – Diam Banyak Spot Menarik Untuk Dijelajah

Perjalanan menyusuri pesisir pantai di Kabupaten Kebumen sengaja dimulai dari Gombong ke selatan menuju Laguna Pantai Bopong ke barat hingga perbatasan dengan Kabupaten Banyumas. Pantai Pasir bagi saya istimewa dan berkesan, pasalnya dalam satu tempat rupanya banyak spot menarik yang tersembunyi hanya dengan trekking sebentar saja.

Urutan pantai dari Puring (Gombong lurus mentok ke selatan) yaitu Pantai Bopong dan lagunanya, Pantai Suwuk, Pantai Karang Bolong, Pantai Pasir, Pantai Lampon, Karang Pengantin, Pantai Surumanis, Pantai Pecarong, Tanjung Karang Bata, Pantai Menganti, Pantai Karang Agung, Pantai Ayah / Logending. Dan sebenarnya masih banyak lokasi pantai dan karang setelah Pantai Menganti dan Pantai Ayah yang belum terekspose. Medan yang berat menjadi salah satu faktornya.

.

Pantai Pasir

.

Balik lagi ke pantai, kali ini saya akan berbagi cerita perjalanan kemarin di Pantai Pasir. Pantai ini menjadi pilihan saya, selain memiliki pantai yang menurut saya lebih bagus dari segi pemandangan, juga di dekat parkiran terdapat TPI Pasir, dimana kita bisa membeli langsung hasil tangkapan para nelayan  (pagi hari tentunya) *bisa sebagai oleh-oleh

.

TPI Pasir

.

Keluar dari Pantai Bopong sampai perempatan ambil ke barat / kiri yang ada petunjuk ke arah Pantai Suwuk. Setelah melewati Pantai Suwuk, nanti ada pertigaan lagi ambil yang arah kiri, dan ada pertigaan kecil lagi ambil kiri. Biar mudah tanya saja ke penduduk setempat arah ke TPI Pasir. Disinipun masih sama dengan Pantai Bopong hanya dikenai parkir saja.

.

karang bolong

Puluhan kapal nampak berjejer rapi di pantai sisi kanan dan tengah, sedangkan sisi kiri Pantai Pasir dengan nyiur pohon kelapa yang selalu nyaris sepi. Oh iya, bila melihat di sebelah kanan yang ada karangnya, kita juga bisa melihat batu karang bolong (berlubang), namun hanya bisa dilihat saja karena lokasinya lumayan berbahaya.

.

menyusuri bukit menuju pantai lampon

.

Dari parkiran motor bila menghadap ke barat, kita akan melihat tebing yang seperti habis terkena longsor. Rupanya bukan karena longsor, baru – baru ini tebing tersebut sengaja dipapras untuk dibuat jalan. Nah, untuk mencapai beberapa spot menarik kita perlu berjalan di tebing itu.

Lokasi pertama yaitu Pantai Lampong, cukup berjalan sekitar tigapuluh menit dari parkiran motor. Jalannya lebar dan sedikit menanjak, lalu turun ke bawah menyusuri jalan. Sebelum sampai pantainya nanti kita bisa temui tempat duduk yang dibuat dari bambu dan dipasang ke batang pohon, bisa untuk tempat beristirahat. Sembari duduk santai dengan hembusan anginnya yang melenakan, dan pemandangan Pantai Pasir dari atas yang menawan.

.

gardu pandang pantai pasir

.

Pantai Lampong sendiri merupakan pantai yang kecil, dengan air laut yang bening, dan terlihat hijau toska. Sangat menggoda siapa saja untuk berenang, perlu diwaspadai tentunya jika ombak sedang besar. Tak jauh dari pantai, ada gubug kecil yang bisa dipakai untuk istirahat.

Pantai Lampon Kebumen

.

pantai lampon di kebumen

.

karang pengantin kebumen

.

Setelah Pantai Lampong, berjalan ke arah barat lagi menuju Karang Pengantin. Di tengah perjalanan nanti, di pinggiran ada lahan yang cukup luas, atau batu karang yang bisa kita pakai untuk mengambil foto. Tak hanya itu sepanjang perjalanan disuguhi biru laut dan hijau toska yang rupawan. Jalan menuju Karang Pengantin adalah jalan setapak kecil yang hanya bisa dilewati satu orang. Jaraknya dari Pantai Lampong sekitar tigapuluh menit (jalan santai dan banyak berhenti buat ambil foto hehe…).

.

karang pengantin

.

Pantai Lampon - biru

.

Samudra Hindia

.

Melihat potensi yang ada, sepertinya memang ada yang harus dibenahi terutama fasilitas umum seperti KM/WC (meski sudah ada namun kondisinya ada yang rusak), tempat sampah di lokasi (tempat istirahat di atas bukit dan di jalan menuju Pantai Lampon dan Karang Pengantin). Berwisata ke Pantai Pasir, ibarat sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui :).

Buat yang masih bingung menentukkan liburan panjang besok. Tak ada salahnya menjelajah pesisir pantai selatan Kabupaten Kebumen yang tak kalah kerennya dengan pantai Gunung Kidul, Yogyakarta. Take nothing but picture. Leave nothing but foot print. Kill nothing but time.

5 Komentar


  • daripada disediakan tempat sampah mending sampahnya dibawa pulang, 🙂


    • yupp… itu juga bener…
      tp klo himbauan semacam itu klo susah dilakukan sm pengunjung drpd trs mereka buang sampah sembarangan krn tdk ada tempat sampah, disediakan tempat sampah juga perlu 😉


  • ciee juga ah


  • Ciyeeee olipe sama siapa tuh???
    *uhuuukk*


    • Sama tim jelajah dooong biar rame 🙂
      Aslinya mah tim taman baca yg emang pd suka jelajah ^^v

Tinggalkan Balasan