Dieng – Candi Arjuna & Petak Sembilan

Melakukan perjalanan spontan memang menarik dan seru. Dieng akhirnya menjadi pilihan buat saya untuk melepas penat minggu kemarin. Perjalanan kali ini lewat jalur Karang Kobar – Banjarnegara tidak melewati Wonosobo kota seperti pada umumnya.

Sebenarnya persiapan singkat sudah dilakukan, mulai bawa tenda, SB, hingga kamera. Tapi sampai Dieng ternyata suhu dinginnya membuat saya membatalkan camping di salah satu pegunungan Dieng dan memilih menginap disalah satu kenalan di Dieng Wetan. Kata kawan saya yang tinggal disana, hari itu Dieng lebih dingin daripada biasanya. Satu hal lagi, ternyata… saya lupa membawa memory card buat kamera. Alhasil, harus puas dengan kamera HP saja 🙁

.

kota dieng

.

Bangun pagi hari dan sengaja jalan kaki sendirian ke Candi Arjuna yang tak jauh dari rumah teman, melewati ladang kentang. Jadilah Candi Arjuna milik saya seorang pagi itu, menikmati siluet sunrise, kabut, dan udara Dieng yang segar.

.

dieng - sunrise di candi arjuna

.

dieng - candi arjuna pagi hari

.

dieng - candi arjuna

.

Berhubung belum pernah ke Petak Sembilan, saya pun kembali ke rumah teman, dan meminta ditemani ke Petak Sembilan. Dieng masih sepi, dan tidak bayar lagi hehe ^^V

.

dieng - silver sunrise petak sembilan

.

dieng - petak sembilan

.

dieng - olipe oile di petak sembilan

.

Dieng masih tetap membuat saya kagum dengan keindahannya. Dan Tuhan memang Maha Cantik… Lihat saja Telaga Warna dan Telaga Pengilon juga Gunung Sindoro yang nampak dari Petak Sembilan. Memang paling menyenangkan kalau tempat itu dinikmati tanpa bagi – bagi dengan pengunjung lain :D. Perjalanan harus berakhir, sepertinya saya akan datang lagi dalam waktu dekat. Ayo ke Dieng…

2 Komentar


  • Ah dieng, dati dulu pingin ke sana tapi belum kesampaian.


    • Hayok ke Dieng…
      Ada Dieng Festival Culture bln Agustus nanti.

Tinggalkan Balasan