Senja

senja - sunset - olipeoile

.

Senja hari itu memaksaku untuk menghentikan laju kendaraan. Dan aku memaksa seorang kawan untuk ikut serta turun, mencoba peruntungan, membidiknya dari jembatan yang membentang Sungai Serayu.

Kawanku pun menertawakanku, ketika memprotes lintasan kabel listrik yang menghalangi pandangan. Aku berkilah, kalau satu mungkin bisa dimaafkan, tapi kalau banyak itu merusak.

Lagi – lagi aku memaksa kawanku untuk mengikutiku pindah ke sisi bawah jembatan. Berjalan memutar dan meninggalkan begitu saja motor di pinggir jalan. “Lihat, cantik bukan?”, kataku yang dijawab dengan seulas senyum dan anggukan kepala.

Cahaya keemasan memantul ke Sungai Serayu, bergerak perlahan oleh riaknya. Rasanya aku ingin ikut kedua pemancing yang nampak asik di atas gethek. 

“Pindah ke pematang sawah yuk”, ucapku.

Aku pun mengajak kawanku setengah berlari melintasi jalanan lalu melajukan motor dengan kencang. Senja terus merambat turun. Aku baru tersadar, jarak tempat awal dengan pematang sawah yang aku maksud jauh. Dengan sekenanya memarkir motor di pinggir jalan berlarian menuju sawah.

.

olipeoile

.

Oh tidak…!! memacu kecepatan motor tadi ternyata berefek tanganku bergetar dan susah dihentikan. Kesal, akupun menghampiri kawanku yang sudah duduk tenang melihat pemandangan. Hanya sekian detik lalu menghilang.

Terlalu asik mengomentari beberapa hal tanpa sadar rupanya ada beberapa orang yang juga ikut berhenti untuk menikmati senja.

.

.

Banyumas, Agustus 2015

Agustus 28, 2015 10:50 pm Boleh dikomen

Tinggalkan Balasan