The Other Side From Tranggulasi (Purwokerto Lantai 2)

Banyak perubahan ketika ke Bukit Triangulasi atau Bukit Tranggulasi kemarin ini. Padahal terakhir kali camping adalah sewaktu masih bulan puasa kemarin. Perubahan tarif parkir (camping) IDR 3.000 menjadi IDR 5.000. Lalu lahan untuk camping pun menjadi lebih luas dengan tambahan di beberapa lokasi, tak hanya tiga petak yang bertingkat seperti sebelumnya. Dan sudah ada air mengalir dekat bekas kolam, jadi tak usah bingung bila hendak camping, cukup bawa air secukupnya untuk minum. Mau tidak repot? ada banyak warung yang sudah didirikan disana, bahkan ada yang sampai menginap pemiliknya 😀

Jika sebelumnya foto di area camping, kali ini yang mencoba tempat lain. Lokasi dari area camping naik ke bukit, sebelum bukit di sisi kanan ada pohon tak berdaun yang jadi pilihan untuk menikmati sunrise pagi itu.

.

Bukit Tranggulasi 3.

Bukit Tranggulasi 4.

bukit tranggulasi 5.

Bukit Tranggulasi

.

Bukit Tranggulasi 1

>

Bukit Tranggulasi 2

.

Bukit tranggulasi 6

.

Bukit tranggulasi 7.

Bukit tranggulasi 8

.

Well, diluar penambahan fasilitas yang makin komplit, syukurnya masih bisa menikmati Purwokerto Lantai 2 malam itu tanpa keramaian yang bisa ditemui pada hari libur. Soalnya yang camping malam itu hanya dari kami. Dan tentunya bonus hujan bintang, berita tentang hujan meteorlah yang menjadi alasan kemarin untuk camping di Bukit Tranggulasi. Rupanya terbukti, meski malamnya sempat kabut tebal menjelang pagi langit sudah bersih dan selepas sholat subuh, kami bisa melihat beberapa bintang jatuh.

Untuk menuju lokasi Bukit Triangulasi silahkan klik >> di sini.

.

.

PS : Buat Lia dan Giar, terima kasih sudah berbagi kehangatan dan tolong ya jangan menggila… 😀

Tinggalkan Balasan