#Part 1 : Kupang, NTT

Entah harus menyebutnya apa perjalanan kali ini ke Indonesia bagian timur. Sebenarnya awal mula berniat ke Belitung yang cukup dengan tiga hari saja, tapi…. gara – gara bujuk rayu seorang teman yang sedang bertugas di Pulau Alor, booking tiket yang tadinya ke Belitung pun diubah ke Kupang dari Bandara Juanda.

 .

Karena serba mendadak, saya pun akhirnya memesan tiket KA Logawa jurusan Surabaya untuk hari Minggu pagi, dan termasuk beruntung karena setelah tigapuluh menit memesan tiket mengecek kembali rupanya KA Logawa sudah habis *fiiuuuhh…

 .

Berhubung baru sadar kalau ke stasiunnya harus pagi hari (sehabis subuh), akhirnya meminta tolong seorang teman buat anterin. Syaratnya cuman satu ; berangkat dari kosnya yang ada di ujung timur padahal stasiun ada di barat (-__-“). Baiklah demi kelancaran apa boleh buat….. Menikmati perjalanan ke Surabaya pertama kalinya dengan kereta, sampai di Stasiun Gubeng jam 15.00 wib, sedangkan pesawat yang saya pesan berangkat ke Kupang hari Senin pagi. Antara naik taxi, ojek langganan adik, atau…. memakai jejaring laba – laba (baca : kenalan). Ah… mana sajalah yang penting bisa segera sampai bandara dan istirahat hehe…

bandara juanda

.

Menghabiskan waktu di bandara sendiri ternyata berasa lebih lama, dari mulai baca buku sampai ngemil jajanan sampai kebosanan, lalu tertidur dengan berkali – kali terbangun :(.

.

Efek semalaman kurang tidur rupanya bikin saya tertidur nyenyak di pesawat hehe… tahu – tahu sudah sampai Bandara El Tari Kupang. Sedikit tidak percaya… ternyata sampai juga di NTT. Karena dari awal lebih banyak mencari tahu tentang tempat wisata di Belitung, maka begitu sampai bandara yang pertama dilakukan adalah mencari tempat wisata yang mudah terjangkau dan bisa menikmati sunset. Lalu mencari tahu lokasi hypermart untuk membeli gas.

bandara el tari kupang

.

Di Kupang kendaraan umum biasa dikenal dengan sebutan ‘oto’… dengan tarif jauh – dekat yang sangat terjangkau yaitu 3000 rupiah. Menunggu lama oto dari bandara yang menuju ke arah kota Kupang, meski sudah dikasih tahu tarif ojek tetapi kenyataannya mereka meminta tarifnya jauh lebih mahal. Akhirnya memilih jalan kaki dan menyetop kendaraan lewat saja… 😀 Entah tampang yang memang memelas atau bagaimana, sekali melambaikan tangan sebuah mobil plat merah berhenti dan sangat baik hati karena mau mengantarkan ke hypermart juga ke pertigaan dimana bisa menunggu oto yang menuju Pantai Lasiana. Sempat juga menawarkan tempat tinggalnya untuk menginap ketika mengetahui belum tahu akan bermalam dimana. Tawaran tersebut saya tolak, karena  jika saya menerima berarti tujuan Pantai Lasiana dibatalkan padahal besok pagi sekali harus ke Pelabuhan Bolok.

 ..

Sedikit kaget ketika naik oto pertama kali karena disuguhi dengan musik yang supeeerrrr keras *padahal dulu sempat diceritain kalau memang seperti itu oto di Kupang, namun mengalami sendiri nyatanya tetap terkaget – kaget hehe… Dari jalan raya ke Pantai Lasiana hanya berjarak sekitar 250 meter. Saya memilih jalan kaki sembari melihat penduduk lokal yang sedang membuat kain tenun, adapula yang membuat kerajinan khas Kupang.

 .

pantai lasiana

.

pantai lasiana\..

Tarif masuk ke Pantai Lasiana hanya 2000 rupiah per orang, terdapat beberapa warung yang menyediakan kelapa muda dan makanan. Ketika kesana terlihat sedang ada pembenahan tempat wisata tersebut. Sayang sekali tidak ada WC atau kamar mandi yang berfungsi dari beberapa WC lama yang ada jadi terpaksa menahan diri ketika ingin buang air kecil. Rupanya Pantai Lasiana sedikit berbahaya karena diam – diam ada buaya dari muara sungai, dari cerita beberapa orang yang ditemui beberapa bulan yang lalu ada korban yang harus kehilangan kakinya karena digigit buaya :O

 .

pantai lasiana - kupang

..

pantai lasiana kupang ntt

.

buaya di pantai lasiana

 

muara - pantai lasiana

>

Menikmati sunset di pantai ini lumayan tidak mengecewakan, selain itu juga cukup sepi…

 .

Sunset Pantai Lasiana - Kupang NTT

.

sunset pantai lasiana kupang..

sunset pantai lasiana.

.

.

To be continue…..

Thanks to : Maria udah jadi teman perjalanan ke Indonesia Timur 🙂 , Teman – teman kos ARJ, Mas Wahyu & Mba Thya dkk, juga pengemudi DH 633 ** yang sudah mengantar dari bandara Kupang…

6 Komentar


  • Yaaaaah sudah sampai Kupang aja nih! :O

    Itu pas di bandara yang motoin siapa Mbak?


    • Yg motret orang lain pakde haha..
      pke HP, agak blur ya?


      • Bukan karena blurnya Mbak, salut sama njenengan minta tolong orang fotoin di bandara hahaha


  • Gimana mba nunggu pesawat seharian. pasti bosen ya? hehe

    Wah angkotnya mirip kaya di Jambi ya musiknya full keras juga, katanya sih kalau di jambi buat ngilangin ngantuk si supirnya. Coba mba tanyain kenapa musik di oto keras.

    Di tunggu updatean selanjutnyaa, bisa jadi referensi kalau mau ke Indonesia Timur nih 😀


    • Iyo… lumayan bikin bosen Gil vm krn malam jd buat tidur saja… km kmrn juga apa?

      Klo kata org sini itu krn kebiasaan dan org sini ‘keras2’ hehe…

      Pengine terus nyambi nulis, cm bbrp kali ga nemu sinyal nih 🙁 *hrse bawa antena kali Gil hehe

Tinggalkan Balasan