Serba-Serbi Dari Bcoffee, Caravan Coffee, Hingga Singgah Coffee Book

Kopi, kopi, dan kopi… semoga saja yang baca blog ini tidak bosan karena beberapa tulisan terakhir yang diulas kebetulan tentang kedai kopi yang bertebaran di Purwokerto dan sekitarnya. Tiga tempat berikut adalah tempat ngopi yang juga belum lama membuka lapak. Dari mulai yang memakai konsep angkringan, warung kopi, hingga cafe.

.

Bcoffee (GOR Satria)

Sekilas pertama kali lewat saya mengira ini angkringan yang jual nasi kucing dan gorengan seperti angkringan pada umumnya. Usut punya usut ternyata ini angkringan yang jualan kopi. Lokasinya ada di trotoar depannya Headquarter (kalau siang bisanya untuk tempat jualan Seblak). Hanya disediakan dua bangku panjang dan beberapa kursi dari kotak kayu bekas. Disediakan beberapa jenis kopi pilihan seperti Aceh Gayo, Java Robusta, Flores, Singkara, Lintong juga Ciwedey (tergantung stok). Penyajian kopi secara manual (manual brewing) ; ada aeropress, pourover, dan tubruk. Harganya hampir sama dengan Emper Kopi yang ada di alun – alun sisi timur (IDR 10K).

.

Bcoffee - Purwokerto

.

Bcoffee Purwokerto

.

Pemiliknya Mas Baó sendiri asli Banyumas, dulu sempat nyambi bekerja meracik kopi ketika kuliah di UNNES. Bcoffee buka sejak 22 Maret 2016, lapaknya buka mulai jam 17.00 – semareme dari hari Senin – Sabtu. Yang masih penasaran, bisa follow atau kepo-in akun IG @b.coffee_cofeeispray

.

Bcoffee - angkringan kopi

.

metode pour over

.

Buat yang kebetulan mampir kesini tidak perlu khawatir kehabisan batre HP atau tab, karena sudah disediakan tempat. Susahnya, kalau pas kongkow di Bcoffee ada keinginan buat buang air kecil (BAK) karena harus nyari tempat. Dan kalau hujan lebat plus angin kencang, bisa basah kena cipratannya. Asal cuaca mendukung, duduk sambil ngopi cantik disini okelah… Soal racikan kopi, i think Bcoffee is better than Emper Kopi *imho 🙂

.

Caravan Coffee

Lapak ini baru sepekan buka, lokasinya ada di Jalan Cendrawasih, belakang Kampus Unsoed. Sama dengan di Queen Chocolate and Coffee , Caravan Coffee merupakan kedai kopi buka paling pagi di Purwokerto (sementara ini), buka hari Senin – Sabtu dari jam 08.00 – 22.00 wib. Menunya hanya ada kopi (sementara ini), terbagi jadi morning coffee (08.00 – 14.00 wib), single origin (16.00 – 22.00 wib).  Dan Mas Welly pemilik Caravan ini ceritanya pernah punya warung kopi di Sumba (lokasi syuting Pendekar Tongkat Emas).

.

caravan coffee purwokerto

.

caravan kopi purwokerto

.

Caravan sendiri merupakan komunitas pecinta kopi yang ada di Majenang (asal dari Mas Welly), membuka kedai kopi tanpa gula bukan tanpa alasan, pemiliknya ingin mengenalkan pada konsumen bahwa kopi tanpa gula itu justru jauh lebih nikmat. Sama seperti tempat ngopi lainnya, disini juga tersedia beberapa pilihan kopi dari beberapa daerah di Nusantara, khususnya jenis arabika… Harganya pun sama dengan Bcoffee dan Emper Kopi.

.

caravan coffee - purwokerto - cappucinno

.

caravan kopi - purwokerto

.

Sayangnya, di Caravan pun tidak ada kamar kecil jadi kalau mau buang air kecil (BAK) harus mencari di luar dan lumayan cukup gerah pas siang hari karena belum ada kipas angin atau AC. Untuk info mengenai Caravan Coffee bisa mengintip IG @caravan.coffee 🙂

.

Singgah Coffee Book

Grand opening berbarengan dengan The Cups pada tanggal 7 Mei 2016 kemarin. Singgah Coffee Book ini merupakan cabang dari Yogyakarta yang berlokasi di Jalan Riyanto No. 29 Sumampir – Purwokerto Utara. Dari nama cafenya tentu bisa ditebak konsepnya seperti apa…

.

buku di singgah kopi

.

singgah coffee book purwokerto

.

Menu yang disediakan lebih beragam. Untuk minuman ; coffee (IDR 14.000 – 23.000), single origin (IDR 16.000), blend coffee (IDR 17.000 – 26.000), steam milk (IDR 23.000), tea (IDR 15.000), chocolate (IDR 22.000 – 25.000), fresh drink (IDR 19.000 – 29.000), dan green tea (IDR 23.000 – 28.000). Menu makanan ; noodle & rice (IDR 15.000 – 20.000), snack (IDR 164.000 – 15.500), sandwich (IDR 16.000 – 22.000), dan salad (IDR 15.000 – 24.000).

.

singgah coffee book - purwokerto

.

singgah coffee book - single origin

.

Tersedia dua ruangan bagi pengunjung, yang berAC dan ruang bagi perokok. Nah kalau disini ada kamar kecil, juga kalau mau sholat ada mushola tak jauh dari cafe (lewat pintu belakang). Selain itu tempatnya nyaman, bikin betah berlama – lama, ada beberapa menu makanannya yang enak. Namun sayang… penataan buku hanya ada di satu rak buku besar dengan perbandingan buku yang terlalu sedikit (mungkin memang belum ditambah atau ingin melihat reaksi pengunjung terlebih dahulu). Pada imajinasi saya, semestinya buku bisa dijangkau dari manapun posisi kita mengambil pilihan tempat duduk, tidak cuma ditaruh di satu tempat. Dan sepertinya pengunjung yang datang pun belum tergoda untuk benar-benar memanfaatkan buku untuk dibaca, entah karena memang tidak suka membaca atau memang datang hanya untuk kongkow saja hehe… (termasuk saya, sebenarnya ingin baca tapi kalau datangnya sama teman yang tidak niat baca juga atau rombongan bisa dipastikan lebih memilih untuk mengobrol )… ^^V

Nah, buat yang punya akun instagram bisa juga follow atau kepo-in akunnya langsung @singgahcoffeebookpwt untuk informasi lebih lengkapnya :). Singgah Coffee Book ini buka dari jam 12.00 – 22.00 wib,, dari hari Selasa – Minggu…

.

Semakin beragam tempat ngopi atau kedai kopi di Purwokerto barangkali nantinya bisa mengubah Kota Satria menjadi Kota 1001 Warung Kopi macam di Manggar, Belitung *yeeaayy :D. Semoga meski banyak tempatnya, namun tetap kondusif, dan bersaing secara harmonis. Bagus lagi, kalau masing – masing tempat ngopi bisa bertahan awet…. menciptakan gairah baru kalau menikmati kopi itu asik… Ayo ngopi…

Tinggalkan Balasan